Modul Harta Tetap

Harta tetap adalah harta yang dapat kita gunakan dalam jangka waktu lama, dan biasanya nilainya mahal. Sebagai contoh, misalkan kita membeli sepeda motor dengan harga 20 juta. Sepeda motor ini kita harapkan bisa digunakan dalam jangka waktu panjang, kalau bisa lebih lama dari 8 tahun.

Dalam sistem akuntansi, pada saat kita membeli sepeda motor, kita tidak mencatatnya sebagai biaya langsung sebesar 20 juta. Melainkan kita catat sebagai harta tetap dengan nilai 20 juta. Nantinya setiap bulan, kita akan menghitung penurunan nilai harta tetap sebagai depresiasi.

Untuk harta tetap dengan jenis kendaraan, biasanya perhitungan depresiasinya adalah 8 tahun. Jadi setiap bulannya, kendaraan tersebut akan mengalami penurunan nilai sekitar 208 ribu.

Untuk mencatat harta tetap ke dalam sistem, kita bisa memilih menu Aset, kemudian pilih Harta Tetap. Sistem akan menampilkan tabel daftar harta tetap yang telah tercatat pada sistem. Untuk menambahkan harta tetap baru, tekan tombol Tambah Harta Tetap yang berada disebelah kanan atas tabel.

Pertama tentukan dahulu tanggal penambahan harta tetap. Tanggal tidak boleh dibawah periode akuntansi. Kemudian tentukan nama hartanya. Sebagai contoh disini kita isi Komputer Admin 1. Lalu pilih departemen yang menggunakan harta tersebut, disini kita pilih Akuntansi dan Keuangan.

Setelah itu pilih Kategori Harta Tetap. Secara default sistem telah menyediakan 6 kategori, dengan umur ekonomis yang mengikuti peraturan pemerintah, yaitu Tanah yang tidak memiliki depresiasi, Bangunan dengan depresiasi 20 Tahun, Kendaraan dengan depresiasi 8 Tahun. Komputer, Mebel dan Harta Tetap Lainnya dengan depresiasi 4 Tahun. Sebagai contoh kita pilih kategori Komputer.

Selanjutnya kita masukkan harga komputer misalkan 5 juta. Kemudian nilai residu adalah harga jual komputer bekas pada saat umurnya sudah mencapai 4 tahun. Disini kita isi dengan nilai 0 saja karena kita berencana untuk menggunakan komputer tersebut hingga rusak total. Umur ekonomis secara default bernilai 4 tahun namun bisa diganti apabila diperlukan. Untuk keterangan misalkan kita tulis Komputer yang digunakan oleh admin.

Kemudian kita harus memilih Sumber Harta. Kalau komputer ini kita dapatkan dengan cara pembelian, maka kita harus memasukkan nama Pemasoknya. Nantinya sistem akan membuat hutang sebesar 5 juta dan kita mesti memasukkan lagi pembayaran hutangnya. Jurnal otomatis dari transaksi ini adalah Harta Tetap pada Hutang.

Sedangkan kalau kita ganti Sumber Hartanya menjadi Hibah, maka jurnal otomatis akan berubah menjadi Harta Tetap pada Pendapatan Luar Usaha. Kita tidak perlu memasukkan nama pemasok.

Pilihan terakhir dari Sumber Harta adalah Modal Awal. Disini tidak ada jurnal otomatis. Kita harus menyesuaikan sendiri nilai harta tetap dengan nilai pada Laporan Neraca. Apabila diperlukan, maka kita mesti membuat jurnal manual.

Tambah Harta Tetap

Modul Pembuangan Harta Tetap

Setelah kita menggunakan harta tetap, akan tiba waktunya dimana kita sudah tidak mau menggunakan harta tetap tersebut lagi. Alasannya bisa saja karena sudah terlalu tua dan mesti diperbaharui, atau sudah rusak total hingga tidak bisa digunakan lagi, ataupun alasan lainnya. Untuk itu kita perlu menghapus harta tersebut dari daftar harta tetap milik kita. Disini kita bisa menggunakan Modul Pembuangan Harta Tetap.

Untuk mengaksesnya, kita bisa memilih menu Aset, kemudian pilih Pembuangan Harta. Sistem akan menampilkan tabel yang berisi data pembuangan harta tetap pada bulan ini. Untuk menambahkan transaksi baru, kita bisa mengklik tombol Tambah Pembuangan Harta Tetap yang berada di bagian kanan atas tabel.

Pertama kita masukkan dahulu tanggal transaksi pembuangan harta tetap. Kemudian kita pilih harta tetap yang hendak dibuang. Masukkan keterangan. Lalu kita mesti memilih apakah jenis transaksinya dijual atau dibuang. Nantinya cara sistem memproses data transaksi akan berbeda berdasarkan jenis transaksinya. Apabila kita memilih untuk dijual, maka kita perlu memasukkan nama pelanggan dan harga jualnya.

Tambah Pembuangan Harta Tetap

Posting Pembuangan Harta Tetap

Pada saat kita posting transaksi Pembuangan Harta Tetap, sistem akan secara otomatis membuat jurnal pembalik untuk nilai harta tetapnya. Di sisi debit akan ada nilai akumulasi penyusutan harta tetap, sedangkan di sisi kanan akan ada nilai awal harta tetapnya. Selisih antara nilai awal dan akumulasi akan menjadi akun Kerugian Harta Tetap.

Apabila jenis transaksinya dijual, maka sistem menambahkan jurnal Piutang pada Penjualan Harta Tetap. Sistem juga secara otomatis menambahkan piutang pada pelanggan yang bersangkutan, sehingga nantinya kita mesti menambahkan data pembayarannya.

Jurnal Pembuangan Harta Tetap